g

IPTEK

PMILA > IPTEK

 

Merokok Penyebab Penting Penyakit Tidak Menular

Pada tahun 2000 lalu, jumlah kematian di seluruh dunia mencapai 55,694 juta jiwa. Dari jumlah itu, ternyata 59 persen diantarnya terjadi akibat penyakit tidak menular, 9,1 persen akibat kecelakaan dan sisanya terjadi akibat penyakit menular serta penyakit lainnya.
Beberapa penyakit tidak menular yang penting adalah Cerebro Vascular Disease (CVD), kanker dan Chronic Respiratory Diseases (CRD). Yang tergolong dalam CRD antara lain adalah Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Kanker Paru dan Asma Bronkial.
Faktor risiko penting (yang dapat dikontrol) untuk terjadinya penyakit tidak menular, kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dr Tjandra Yoga Aditama,SpP, MARS, DTM&H pada Republika adalah kebiasaan merokok. Juga, penggunaan alkohol dan kurangnya aktifitas fisik.
Kebiasaan merokok dan memakai tembakau ini akan membunuh separoh dari 1,2 miliar perokok yang hidup sekarang ini. Di dunia saat ini sedang disusun Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) yang akan diratifikasi oleh para anggota WHO (termasuk Indonesia tentunya) di tahun 2003 mendatang.
Indonesia merupakan satu dari 54 negara di dunia yang telah mengikuti program internasional Global Youth Tobacco Survey (GYTS) dan satu dari negara di dunia yang telah mengikuti program berhenti merokok internasional Quit & Win. Kendati Indonesia telah ikut dalam berbagai kegiatan penanggulangan merokok tingkat internasional, kata Tjandra yang juga sebagai Direktur Eksekutif WHO Collaborating Center for Tuberculosis/Laboratorium Mikrobakteriologi RSUP Persahabatan, tetapi program ini perlu digalakkan dan dijadikan program nasional yang penting di Indonesia. n nri


^ KE ATAS


Halaman Muka | Kesehatan | Rohani | Perpustakaan PMILA |  Keluarga | Info Wajib Lapor | Iptek | Serba Serbi LA | Tips and Tricks | Warta Indonesia | Perwakilan Indonesia | Lembar Anggota | Tentang Kami | Kontak Kami

© Copyright 2002-2004, PMILA. All Rights Reserved.