|
|
|
|
|
|
|
|
|
SELAMAT DATANG DI
WEBSITE
PMILA
|
|
Motto:
Bekerja
Keras, Bekerja Cerdas dan Bekerja Bersama untuk Mencapai Kesejahteraan
Bersama
|
|
BERITA UTAMA
|
Gerakan
Syahwat Merdeka
Oleh :
Mohammad Subarkah
''Selamat ya. Pidato kebudayaan Anda bagus sekali. Tapi ingat, media massa
Indonesia juga banyak sampahnya. Lihat siaran televisi Anda. Bayangkan kalau di
Amerika tayangan itu diputar pada pukul 03.00 pagi, di sini malah diputar pada prime
time,'' kata si bule sembari memegang tangan Taufiq. Yang disalaminya pun
membalas dengan senyum simpul. ''Terima kasih Tuchrello. Memang demikian adanya.
Maaf, kalau banyak mengambil contoh negara Anda,'' jawab Taufiq
>>>
|
|
Belum
Haji Sudah Mabrur
Oleh: Ahmad Tohari
Meski hidupnya sangat miskin, Yu Timah ingin mandiri.
Maka ia berjualan nasi bungkus. Pembeli tetapnya adalah para santri yang sedang
mondok di pesantren kampung kami. Tentu hasilnya tak seberapa. Tapi Yu Timah
bertahan. Dan nyatanya dia bisa hidup bertahun-tahun bersama emaknya. Setelah
emaknya meninggal Yu Timah mengasuh seorang kemenakan. Dia biayai anak itu
hingga tamat SD. Tapi ini zaman apa. Anak itu harus cari makan. Maka dia
tersedot arus perdagangan pembantu rumah tangga dan lagi-lagi terdampar di
Jakarta. >>>
|
Beras Pun Menjadi Barang Mewah
Oleh : Republika
Setelah kedua orang tuanya meninggal dua tahun lalu, Sudri dan Sinta tinggal
bersama kakek mereka bernama Ruminta (70 tahun). Namun, akhir-akhir ini sang
kakek sering sakit, sehingga tak mampu lagi bekerja di sawah maupun ladang.
Penghasilan sang kakek pun terhenti. Tak ada lagi yang bisa mereka gunakan untuk
membeli beras yang kini harganya mencapai Rp 5.200 per kilogram itu.. >>>
|
|
| Nature Not Solely to Blame for Disasters in Indonesia
Corruption, incompetence and gross indifference are the root of much misery.
Source: http://english.ohmynews.com/
Another day, another unnecessary loss of lives: 24 people killed and 10 still missing in floods and landslides on the small island of Tahuna off Indonesia's Sulawesi. The date is January 12, 2007.
At an alarming rate, Indonesia is replacing Bangladesh and India as the most disaster-prone nation on earth. Whenever the word Indonesia appears on the list of headlines on Yahoo News, chances are that another enormous -- and often unnecessary -- tragedy has occurred on one of the islands of this sprawling archipelago.
>>>
|
| Treating Christmas with Respect
by Abdul Malik Mujahid
Christmas is an annual Christian religious holiday commemorating the birth
of Prophet Jesus, peace be upon him. For many Muslims who even do not
celebrate the birthday of the Prophet Muhammad, peace be upon him, it
becomes an issue of what stand they should take. There have been a number of legitimate criticisms of the holiday from
Muslims and non-Muslims based on theological and cultural considerations. However, this cannot be used to disregard the holiday as merely an exercise
in ancient pagan practices, for instance, or excessive consumerism. >>>
|
HTI:
Keadilan dan Kesetaraan Gender Misi Liberalisasi Global
Oleh : Republika
Medan-RoL-- Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menilai isu
keadilan dan kesetaraan gender (KKG) yang santer didengung-dengungkan sebagian
kalangan wanita di Indonesia tidak lebih dari sebuah misi liberilisasi global
yang diusung barat dan dicoba untuk terus ditanamkan agar menjadi konsep hidup
masyarakat. "Kesetaraan gender merupakan bagian dari misi liberalisasi yang
hendak disebarkan kepada muslimah di seluruh dunia termasuk di Indonesia,"
ujar Koordinator Aksi HTI Kota Medan, Hj. Aminah Yunus Rasyid. >>>
|
|
|
BERITA LAIN
|
|

|
|
|
|
(Serviced by
xe.net)
|
|
|
|
|
|
Anda
pengunjung ke
sejak April 2002.
|
|
|
|
|
|